Senin, 07 Maret 2011

Teruntuk SAHABAT

Sungguh ku tak tau harus mulai dari mana
Namun kubiarkan jari - jari ini mengungkapkan,
rasa, tanda tanya dan kebingungan yang ada.
Sahabat,
kehadiranmu begitu indah,
kehadiranmu membuat hari - hariku semakin berwarna,
Ibarat pelangi yang menghiasi sudut kota di sore hari,
dan mewarnai langit biru yang semakin memerah.
Sungguh,
hari - hari itu, cerita - cerita, dan diskusi - diskusi
itu adalah moment" yang sangat berkesan.

Namun,
entah kenapa diskusi" dan cerita" itu tidak lagi membahana,
Ibarat suara yang hilang ditelan keriuhan kota,
dan suasana yang tak sehangat semula..

Sahabat,
ketika dirimu tak lagi menyapa,
ketika dirimu tak lagi ada,
dan ketika gelak tawamu tak lagi mengisi ruang jiwa.
Ada beribu tanda tanya yang ada.
Tapi entah kenapa,
Tanda tanya itu tak beranni berkata, berbicara,
dan mengungkapkannya dengan kata"

Hanya diam
dan senyum kepahaman mencoba tumbuh dalam dada

Jika memang seperti ini adanya, 
diri ini tak akan banyak meminta, 
diri ini tak akan banyak berbicara.. 

Namuun sepetik doa akan slalu ada.
Agar engkau baik" saja dan selalu ada dalam lindungannya..
 

0 komentar:

Posting Komentar